Menyambut Kualifikasi Gold Conference 2016 Copenhagen: Kilas Balik Memimpikan Ikut Gold Cruise

Tulisan yang waktu itu saya bikin untuk E-Training Oleh-Oleh dari Gold Cruise 2014. Kilas balik ceritanya :). Hari Minggu lalu ketika ikut OOM DBCN di Oriflame Daan Mogot ada seorang leader yang cerita tentang ngejar Gold Conference 2015 London. Dia cerita: "Dulu ngejar Gold Conference 2013 Dubai gagal, Gold Conference Cruise 2014 gagal. Saat para leader berangkat ke Barcelona saya gak mau nengok timeline facebook, perih rasanya melihat foto Oriflamers liburan. Saya bilang ke upline saya, kalau saya gagal lagi mengejar Gold Conference 2015 London, berarti yang bodoh memang saya. Dan akhirnya saya sukses mendapatkan 1 tiket ke London Agustus nanti"

Ketika pengumuman Gold Conference 2016 ke Copenhagen, siapa yang berteriak paling kenceng? Siapa yang pasang status "aku akan ke Copenhagen". Siapa yang dapat sindiran "mimpi di siang bolong aja loe!".

Hehehehe, tenang saja, anda gak sendiri kok :). Dibawah ini cerita waktu Maki memimpikan ikut Gold Conference Cruise tahun lalu.


yulia riani diatas kapal liberty of the seas

Masih ingat dibenak saya ketika Maki bercerita disindir-sindir teman-temannya gara Oriflame-an, pake istilah acucit-acucit lah, berisik saat tuponas lah, dsb. Ada yang bilangnya kalem, tapi ada juga yang frontal sampai mengibaratkan bisnis MLM Oriflame ini sebagai bisnis ala vampire, ala dracula (mumpung sedang trend file The Walking Dead dan Dracula Untold, hehehe) yang terus merekrut untuk mencai korban demi untuk diri sendiri. Wow! Kasar sekali!

Syok, iya pasti. Siapa yang tidak syok, karena yang komentar seperti itu adalah teman-teman dekat yang dulu sekolah bareng, teman seangkatan. Apakah kami pernah sekasar itu kepada mereka, atau pernah menyakiti perasaan mereka sehingga berkata kasar seperti itu.

Tapi sudahlah, kami tidak perlu ikut-ikutan seperti mereka. Pelajaran yang kami ambil, kalaupun kami tidak suka terhadap sesuatu hal setidaknya kami tidak akan menjelek-jelekkan seperti itu, di ruang publik pula. Apalagi kalau kami tidak punya pengetahuan atas hal tersebut. Lebih baik diam saja daripada jadi perkemi nanti. Perkemi itu, Persatuan Kemeruh Indonesia. Kemeruh itu istilah jawa timuran yang artinya sok tahu :D. Persatuan Sok Tau Indonesia, … jelek banget ya :D.

Yang penting saat ini kami, dan downline menikmati liburan ke Eropa, menikmati apa yang dulu kami impikan. Mengajak orang tercinta yang selalu mensupport dan berada didekat kami dikala suka dan duka. Ada saatnya tutup telinga, lempeng saja, tidak perlu mengambil hati omongan orang, apalagi orang tersebut tidak ikut bayar cicilan kita :). Buktikan saja bahwa kita bisa meraih apa yang kita impikan. Istilahnya membalas ejekan haters dengan prestasi, ciehhh :D.

 

 
 

Share artikel ini